Minggu , 16 Desember 2018
Home » Berita Foto » Terlibat Kasus Narkoba, Pria Paruh Baya ini Nyesal

Terlibat Kasus Narkoba, Pria Paruh Baya ini Nyesal

Aman alias Asun (57), terdakwa kasus narkoba saat jalani sidang. Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Aman alias Asun (57), terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi di kemudian hari.

Hal tersebut diungkapkan terdakwa usai dirinya dituntut jaksa dengan hukuman selama sembilan tahun penjara dalam sidang yang digelar di PN Tanjungpinang, Rabu (5/12).

Selain hukuman badan, terdakwa juga dituntut hukuman membayar denda senilai Rp 1 miliar, dengan ketentuan jika denda tidak dibayar, maka akan diganti dengan hukuman enam bulan kurungan.

Jaksa menilai terdakwa bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor : 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Saya sangat menyesal yang mulia,” kata Aman dengan raut wajah terlihat sedih.

Tidak hanya menyesal, terdakwa juga memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim yang dipimpin Iriaty Khairul Ummah ini dengan berbagai alasan, salah satunya karena dirinya merupakan tulang punggung keluarga.

“Saya tulang punggung keluarga. Saya punya anak dan orang tua yang sudah berusia 83 tahun yang membutuhkan perhatian saya,” terang Aman.

Terhadap permohonan tersebut, hakim mengatakan akan mempertimbangkan dalam putusannya nanti. Usai mendengarkan pembelaan terdakwa, sidang kembai ditunda dan akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda pembacaan putusan.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa, terdakwa sendiri diamankan polisi saat berada di sekitar ruas Jalan Rawasari Tanjungpinang. Saat itu, terdakwa mengendarai sepeda motor.

Polisi saat itu menghentikan dan menggeledah tubuh terdakwa karena diduga memiliki narkoba. Tidak hanya dari pakaian yang dikenakan terdakwa, polisi juga menemukan barang diduga narkoba saat menggeledah kediaman terdakwa.

Barang bukti yang diajukan jaksa dalam kasus ini yakni dua paket diduga narkotika jenis sabu seberat 1,52 gram, empat paket diduga narkotika jenis pil ekstasi seberat 1,23 gram. (Rindu Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *