Minggu , 16 Desember 2018
Home » Berita Foto » Tiga Terdakwa Kasus Sabu 3 Kg Divonis 18 Sampai 20 Tahun Penjara

Tiga Terdakwa Kasus Sabu 3 Kg Divonis 18 Sampai 20 Tahun Penjara

Para terdakwa kasus kepemilikan narkoba jenis sabu seberat tiga kilogram (pakai baju rompi tahanan) dikawal petugas usai meninggalkan ruang sidang. Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Sukron, Imam Safi’i, dan Masidi, tiga terdakwa kasus kepemilikan tiga kilogram narkoba jenis sabu dihukum hakim mulai 18 sampai 20 tahun penjara.

Sukron dihukum selama 20 tahun penjara, sedangkan kedua terdakwa lainnya selama 18 tahun penjara. Tidak hanya itu, ketiganya juga dihukum membayar denda masing-masing Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Vonis tersebut dibacakan majelis hakim yang dipimpin Santonius Tambunan ini pada sidang yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (6/12).

Para terdakwa dinilai hakim terbukti bersalah melanggar ketentuan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 jo pasal 112 jo pasal 132 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, ketiga terdakwa dituntut jaksa masing-masing selama duapuluh tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan.

Atas putusan tersebut, Imam Safi’i dan Masidi mengatakan menerima, sementara Sukron menyatakan masih pikir-pikir apakah akan mengajukan upaya hukum banding atau tidak. Sedangkan jaksa yang diwakili Haza Putra dari Kejari Bintan menyatakan pihaknya pikir-pikir.

Sebagaimana diketahui, kasus pengungkapan tiga kilogram narkoba jenis sabu terjadi di salah satu kamar Wisma Rahmat yang berada di jalan Barek Motor, Kelurahan Kijang Kota, Kabupaten Bintan beberapa waktu lalu.

Dalam dakwaan jaksa, jika kasus tersebut bermula pada hari Rabu (23/5/2018) di Madura, Sukron dan Masidi mendapat perintah dari Slamet (DPO) untuk berangkat ke Batam mengambil narkotika jenis sabu untuk dibawa ke Madura melalui Kijang.  

Ketiga terdakwa berbagi tugas secara terorganisir. Sukron bertugas menyerahkan uang kepada dua terdakwa lain yang digunakan untuk membiayai pembawaan sabu.

Masidi dan Imam bertugas mengambil sabu dari kota Batam untuk dibawa ke Madura melalui Tanjungpinang ke Kijang ke Tembilahan lalu ke Madura.

Selanjutnya, Jum’at (25/5/2018), Sukron berangkat dari Surabaya menuju Batam. Di hari berikutnya, dari Batam, ia menuju Tanjungpinang lalu ke Kijang dan cek in di Wisma Rahmat.

Saat itu, ia membawa uang Rp 5 juta yang akan diserahkan ke Masidi, sedangkan pada hari itu juga Masidi berangkat dari Surabaya menuju Batam.

Tiba di Batam, Masidi pergi ke daerah Jodoh, Batam bertemu dengan Bro (DPO) dan menginap satu malam di sana. Lalu, keesokan harinya Bro menyerahkan satu buah kotak minyak goreng Fortune yang diduga berisi sabu ke Masidi.

Saat berada di Pelabuhan Punggur, Batam, Masidi menyerahkan kotak tersebut ke Imam. Keduanya lalu bersama-sama pergi ke Tanjungpinang menggunakan kapal.

Sesampainya di Tanjungpinang, keduanya langsung pergi ke Kijang dan menginap di Wisma Nusantara dengan membawa kotak minyak goreng dan diletakkan di dalam kamar.

Lalu, Sukron menghubungi Masidi melalui telepon untuk menyerahkan uang biaya membawa barang. Kemudian, Masidi pergi ke wisma Rahmat tempat Sukron menginap, sedangkan Imam tetap di Wisma Nusantara bersama barang.

Saat Imam sendiri di wisma, anggota Polres Bintan melakukan kegiatan rutin yakni pengecekan terhadap tamu hotel atau wisma di bulan Ramadhan.

Lalu dilakukan pengecekan di kamar yang ditempati Imam. Petugas saat itu mencurigai satu buah kotak minyak goreng Fortune yang ada di kamar Imam.

Lalu kotak dibuka, ternyata kotak tersebut berisi kerupuk ikan mentah dan dibawahnya ditemukan tiga bungkus besar yang diduga narkotika jenis sabu.

Atas temuan tersebut, lalu petugas mengamankan ketiganya untuk proses selanjutnya.

Setelah dilakukan penimbangan, tiga paket besar yang dibungkus dengan menggunakan plastik putih bening tersebut mempunyai berat bersih 2.905,11 gram. (Rindu Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *