Minggu , 18 November 2018
Home » Berita Foto » Tim Opsnal Polres Tanggamus Ungkap Dua Hektar Ladang Ganja

Tim Opsnal Polres Tanggamus Ungkap Dua Hektar Ladang Ganja

Tanggamus, sidaknews.com – Upaya Pemberantasan Narkoba terus dilakukan oleh Polres Tanggamus. Tim Khusus Opsnal narkoba dan Opsnal Reskrim Polres Tanggamus ungkap penemuan ladang ganja yang terletak di pedukuhan tulung balak dusun kedaung pekon sukabanjar Kecamatan Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus.

Hal ini terungkap saat press release yang digelar Polres Tanggamus. Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK, M,Si mengungkapkan bahwa, Batang ganja siap panen yang disita berupa delapan puluh batang pohon, dan dua puluh batang kecil serta dua puluh satu masih dalam semaian, luas kebun yang mencapai 2 hektar tersebut ganja diamankan dari tiga titik lokasi dikebun tersebut, Kamis (08/11/18).

Lanjutnya, Dari hasil temuan ditulung balak dusun kedaung pekon sukabanjar tersebut, anggota sat narkoba mendapati satu nama sebagai pemilik lahan berinisial Awi Warga pekon kagungan kecamatan kotaagung timur, namun tersangka telah melarikan diri sebelum ditangkap dan telah ditetapkan Daptar Pencarian Orang (DPO). Akan tetapi Sat narkoba terus melakukan penyelidikan dan pengembangan serta diketahui ada satu nama lagi sebagai penggarap atas nama Mat Yusuf (59) warga dusun bayur pekon kotaagung kecamatan kotaagung.

“Tersangka M.Yusuf sempat melarikan diri ke wilayah Jawa, dan akhirnya dapat diketahui bersembunyi di Kecamatan Cimanggis Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Tersangka dapat diamankan Petugas kepolisian dirumah anaknya di sana,”ujar Kapolres.

Tambah Kapolres, Dari Hasil Pemeriksaan sementara, yang bersangkutan tersangka M.Yusuf adalah penggarap dari ladang/kebun milik tersangka Awi yang telah ditetapkan DPO. dan tersangka melakukan penanaman ganja serta suruhan saudar Awi, tersangka mengaku sudah tiga kali memanen ganja tersebut, tersangka M.Yusuf memgaku mendapatkan upah 100 ribu – 250 ribu perminggu dari hasil penjualan panen tanaman ganja tersebut.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit Handphone untuk berkomunikasi mereka, lalu batang ganja besar siap panen 80 batang dengan tinggi 2 meter, Batang ganja kecil dengan tinggi 70 CM, dan 21 batang yang masih berupa bibit dengan tinggi 70 CM yang sedang disemai, tersangka kita kenakan pasal yang dilanggar 111 ayat (2) UU RI NO 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun,”Pungkasnya. (Davit/Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *