Rabu , 20 Maret 2019
Home » Daerah » Sumut » Belawan » Tinggal Sebatang Kara, Nenek ini Dibantu Kapolres Pelabuhan Belawan

Tinggal Sebatang Kara, Nenek ini Dibantu Kapolres Pelabuhan Belawan

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis saat bertemu Nenek Rokiah (76) di gubuk yang selama ini dihuninya.

Marelan, sidaknews.com – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengunjungi serta memberikan bantuan kepada Nenek Rokiah (76), seorang warga kurang mampu, Jum’at (11/01/19) pukul 15:00 Wib.

Nenek ini tinggal sebatang kara di sebuah gubuk berukuran kecil di Dusun I Paoh Gudang Arang Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan.

Selain Kapolres, dalam kegiatan sosial (Baksos) yang dilaksanakan Polres Pelabuhan Belawan juga dihadiri Waka Polres Pelabuhan Belawan Kompol Taryono Raharja, Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol H.Erinal.

Juga Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, Kapolsek Medan Belawan Kompol Saparudin Tama Siregar, Kapolsek Hamparan Perak Kompol Azwar, Kasat Binmas AKP Juatar Purba, Kasat Sabhara AKP Eriyanto, Kasat Intelkam IPTU Sutarjo B.I Manullang, Waka Polsek Medan Labuhan AKP Ponijo dan Para Perwira Staf Polres Pelabuhan Belawan.

Orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan ini tak henti-hentinya mengulurkan tangan dalam memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres memberikan tali asih terhadap ibu Rokiah berupa bahan sembako dan sejumlah uang guna dipergunakan seperlunya oleh Nenek Rokiah yang hidup sebatang kara di gubuknya ini.

Kapolres juga tak lupa memberikan bimbingan kepada Ibu Rokiah untuk selalu tabah dan kuat dalam menjalani hidup yang penuh dengan cobaan dan selalu menjaga kesehatannya agar bisa bertahan dalam menghadapi kehidupan ini.

“Melalui Aiptu Amril personel Bhabinkamtibmas saya akan terus memperhatikan dan memonitor kehidupan Ibu Rokiah yang serba kekurangan agar beliau tetap diperhatikan,”ucapnya.

Sementara itu, Ibu Rokiah menyampaikan ucapan banyak terima kasih yang sebesar besarnya kepada Kapolres yang sudah bersedia datang ke gubuk ‘reot’ nya tersebut untuk memperhatikan nasib kehidupannya.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres atas kemuliaan dan kerendahan hatinya datang berkunjung kemari. Semoga Allah membalas semua kebaikannya,”ungkap Rokiah.

Semenjak bercerai dengan suaminya, nenek ini sudah puluhan tahun tinggal di gubuk tersebut dan tidak memiliki anak dan sanak keluarga di tempat tersebut.

Dan sewaktu masih kondisi fisiknya masih kuat, nenek ini menghidupi dirinya sendiri dengan sehari-hari bekerja serabutan di kebun orang lain dan seiring waktu berjalan semenjak keadaan fisiknya sudah mulai lemah, untuk menghidupi diri sehari- harinya ia hanya mengharapkan belas kasihan warga khususnya warga sekitar.

Nenek Rokiah tinggal di gubuk berukuran 7X13 yang berdindingkan tepas dan berlantaikan papan tersebut dibangun oleh warga sejak puluhan tahun yang lalu.(Handoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *