Sabtu , 16 Februari 2019
Home » Berita Foto » Unjuk Rasa di Bandara RHF Berakhir Ricuh, TNI AU Turun Tangan
'

Unjuk Rasa di Bandara RHF Berakhir Ricuh, TNI AU Turun Tangan

Suasana simulasi latihan penanggulangan huru hara yang dilaksanakan Lanud RHF Tanjungpinang. Foto: Ist

Tanjungpinang, sidaknews.com – Unjuk rasa penolakan kedatangan salah satu Calon Wakil Presiden (Cawapres) ke Tanjungpinang berakhir ricuh di depan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Jumat (8/2).

Bahkan, saking anarkisnya pendemo, hingga Pasukan Anti Huru Hara (PHH) dari Pangkalan Udara (Lanud) RHF Tanjungpinang harus turun tangan menangani para pendemo.

Pantauan di lapangan, aksi demo semula berjalan tertib dan mereka menyampaikan aspirasinya di luar komplek bandara, akan tetapi mereka tidak puas hingga menerobos blokade pengamanan.

Para pendemo melempari petugas dengan sejumlah benda seperti air mineral dan lainnya. Mereka juga membakar ban bekas. Situasi makin memanas, pasukan PHH yang menggunakan tameng dan pentungan mencoba bertahan.

Melihat situasi makin memanas, pasukan bersenjata lengkap diterjunkan untuk membubarkan massa pendemo. Bahkan, beberapa kali tembakan peringatan juga dilakukan.

Tidak hanya itu, sejumlah pendemo yang diduga sebagai provokator juga diamankan dan dilakukan interogasi di salah satu tempat. Hingga akhirnya, pendemo berhasil dihalau menjauh dari lokasi salah satu objek vital tersebut. Pendemo membubarkan diri dan situasi aman kembali

Rupanya, aksi unjuk rasa yang berakhir anarkis tersebut hanyalah simulasi latihan penanggulangan huru hara yang dilaksanakan Lanud RHF Tanjungpinang menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

“Ini hanyalah simulasi latihan penanggulangan aksi demonstrasi jelang Pilpres dan Pileg,” kata Komandan Lanud RHF Tanjungpinang, Kolonel Pnb Elistar Silaen kepada wartawan.

Danlanud RHF Tanjungpinang, Kolonel Pnb Elistar Silaen

Latihan simulasi tersebut bertujuan menguji prosedur ketetapan (protap) yang ada agar seluruh personil TNI AU yang ada jelang Pilpres dan Pileg 2019 lebih siap.

“Baik secara teknis maupun memahami semua prosedur dan meminimalisir terjadinya kesalahan kesalahan dalam pelaksanaan pengamanan,” ujar Elistar.

Elistar menambahkan, dalam simulasi latihan tersebut diterjunkan personil sebanyak dua satuan setingkat pleton dari Lanud RHF Tanjungpinang.

Selain Danlanud RHF, kegiatan simulasi latihan tersebut juga dihadiri Walikota Tanjungpinang, Syahrul, perwakilan TNI AD, TNI AL, Kepolisian, GM Bandara RHF Tanjungpinang dan tamu undangan lainnya. (Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *