Senin , 22 April 2019
Home » Berita Foto » Warga Keluhkan Aktivitas Pengerukan Tanah di Jalan By Pass Padangsidimpuan

Warga Keluhkan Aktivitas Pengerukan Tanah di Jalan By Pass Padangsidimpuan

Arus lalu lintas di jalan sekitar ruas Jalan By Pass di Jalan Jendral Abdul Haris Nasution, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Selasa (12/2/2019). Foto: Efendi

Sidimpuan, sidaknews.com – Sebuah aktivitas pengerukan tanah yang berada di sekitar ruas Jalan By Pass di Jalan Jendral Abdul Haris Nasution, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan dikeluhkan warga sekitar maupun pengendara.

Keluhan tersebut dikarenakan timbulnya debu di lokasi yang diduga berasal dari aktivitas pengerukan tanah tersebut. Bahkan, debu tersebut terkadang masuk ke dalam rumah warga yang berada di sekitar lokasi pengerukan.

Informasi yang dihimpun, pengerukan tanah di pinggir jalan raya tersebut adalah bagian dari pembangunan sebuah gudang milik salah salah satu perusahaan sabun.

“Sebab, hampir setiap hari masyarakat di sini menghirup debu yang diduga berasal dari operasional pembangunan gudang tersebut,” kata seorang warga sekitar yang enggan namanya ini disebutkan, Selasa (12/2).

Menurutnya, debu tersebut sangat berdampak pada kesehatan masyarakat. Tidak hanya itu, kondisi badan jalan di sana juga berdampak dengan adanya aktivitas pengerukan tanah tersebut.

“Kadang bahan material pembangunan gudang itu terlihat berserakan di badan jalan. Tidak jarang juga terlihat, kemacetan terjadi akibat keluar masuk kendaraan dari lokasi pengerukan ke jalan raya. Kendaraan tersebut memuat pasir,” kata sumber ini sembari mengatakan agar pemerintah memberikan perhatian pada aktivitas pengerukan tanah tersebut.

Aktivitas pengerukan tanah di sekitar ruas Jalan By Pass di Jalan Jendral Abdul Haris Nasution, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan.

Sementara itu, Lian Nasution (26), salah seorang pengendara sepeda motor mengaku ketika melintas di kawasan tersebut dirinya harus ekstra hati-hati, ini dikarenakan adanya aktivitas keluar masuk alat berat yang mengerjakan pembangunan gudang tersebut.

“Kendaraan tersebut kadang tidak nampak, karena banyak debu,” ujarnya. Dia juga menyayangkan, di ruas jalan tersebut masih minim rambu rambu lalu lintas, sehingga kendaraan di sana nyaris saling mendahului.

Dihubungi terpisah, anggota DPRD Padangsidimpuan, Timbul Simanungkalit meminta agar pihak yang melakukan pengerukan tanah tersebut segera membenahi ruas jalan tersebut agar jangan menimbulkan dampak di tengah masyarakat.

“Kepada pekerja maupun perusahaan, tolonglah material yang di badan jalan tersebut dibersihkan, sehingga tidak ada lagi debu,” imbuhnya.

Hingga berita ini siap dilansir, pihak pengerukan tanah tersebut belum berhasil dihubungi terkait keluhan warga dan pengendara tersebut. (Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *