Senin , 10 Desember 2018
Home » Berita Foto » Warga Pidie Minta Pemkab Tidak Melanjutkan Pembangunan Breakwater

Warga Pidie Minta Pemkab Tidak Melanjutkan Pembangunan Breakwater

Sigli, sidaknews.com – Pembangunan Breakwater (pemecah ombak) oleh Pemerintah Pidie, sebagai solusi dan antisipasi energy gelombang agar tidak erosif pantai.Pembangunan bertujuan melindungi rumah rumah warga sepanjang bibir pantai selat malaka di Kecamatan Kota Sigli Kab.Pidie, menuai protes dari warga setempat beberapa waktu lalu.

“Saya tidak setuju dengan pembangunan proyek penahan ombak pinggir pantai, karena dapat menghambat mata pencaharian kami sebagai nelayan” ungkap Kamaruddin (60) salah seorang nelayan juga warga Gampong Pasi Rawa Kecamatan Kota Sigli pada Media ini, Minggu lalu.

“ coba bapak liat jika penahan ombak itu dibuat, lantas perahu atau boat kami dimana kami tambatkan, kami ini warga miskin yang sehari mencari sesuap nasi, dan teman saya nelayan lainnya juga sama, apalagi untuk beli beras, dan anak anak sekolah” ujar Pawang Madiah
“Sebagai nelayan terhadap pembangunan ini kami protes kebijakan Pemerintah yang tidak melihat lebih jeli, tentang kehidupan kami sebagai apa” tambah Kamaruddin dengan nada berapi api.

“tanpa penahan ombak pun, sudah puluhan tahun saya hidup dipinggir pantai ini, air pasangpun tak naik ke Gampong, jadi menurut saya pemecah ombak itu nilai manfaatnya tidak ada, artinya kawasan ini tidak perlu dibuat, dan warga disini meminta agar Pemerintah Pidie yakni Bupati Roni Ahmad( Abusyik) untuk tidak melanjutkan Pembangunan Breakwater pemecah ombak itu, “timpal kamaruddin lagi.

Sementara salah seorang warga di kawasan Pasi Rawa, Rabu (10/10) kemarin, juga mengeluhkan hal yang sama.Jika nantinya penahan ombak itu dilanjutkan, dimana perahu perahu kami tambatkan.Kami minta Pemerintah untuk memperhatikan agar kami mudah mencari reski, ungkap warga itu yang tak ingin disebut namanya. (Hasballah.B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *