Sabtu , 20 Juli 2019
Home » Berita Foto » Wilayah Medan Marelan Diguyur Hujan, Rumah Warga Terdampak Banjir

Wilayah Medan Marelan Diguyur Hujan, Rumah Warga Terdampak Banjir

Pengendara melintas di ruas jalan yang terendam banjir di wilayah Medan Marelan, Minggu (26/5).

Medan Marelan, sidaknews.com – Hujan lebat yang mengguyur kota Medan Marelan ini membuat beberapa ruas jalan dan rumah warga terendam air. Lebatnya hujan ini terjadi pada Sabtu (25/5/19) malam sekitar pukul 20:30 Wib.

Pantauan sidaknews.com di lokasi banjir Minggu (26/5/19) terlihat air sudah merendam di beberapa tempat yang diduga disebabkan hujan yang telah mengguyur sejak malam tadi.

Banjir membuat kemacetan di jalan Marelan IX  pasar I Rel dan Tengah kelurahan Tanah 600, jalan Marelan Raya pasar II dan III Rengas Pulau Medan Marelan ini, dimana setiap pengendara yang melintas harus berhati-hati dan memperlambat laju kendaraannya karena jalan yang biasa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat ini terendam air tingginya hampir sekitar 50 centimeter.

Kemacetan ini terjadi juga diduga diakibatkan jalan di jembatan pasar I Rel ini kurang lebar sehingga warga sekitar dengan sukarela mengatur lalu lintas dengan cara mengarahkan para pengendara khususnya roda empat yang melintasi jembatan ini harus bergantian agar tidak terjadi kemacetan yang panjang.

“Harus pelan-pelanlah bang kalo pas banjir melintas jalan ini. Apalagi pas di jembatan itu agak sempit kalo satu mobil saja lewat terpaksa ganti-gantianlah kalo gak tidak bisa lewat. Aku juga khawatir ada lubang terperosok pulak  jadi mogok kereta ku terendam air,” ucap Indra salah seorang pengendara yang sedang melintas.

Areal persawahan yang terendam air di wilayah Medan Marelan.

Banyaknya debit air dari hujan yang mengguyur malam tadi ditambah kurang berfungsinya drainase membuat air meluap dan menggenang jalan dan rumah warga.

Banjir ini tidak hanya merendam jalan dan rumah warga, namun merendam areal persawahan milik warga di jalan Kapten Rahmad Budding sehingga padi yang sudah ditanam terendam air yang bisa mengakibatkan gagal panen padi. (Handoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *